Fabric

Kain Batik Tulis Eksklusif Sekar Kukilo

Rp 3,399,000

Product Description :

Fabric Type: Batik
Pattern Name: Sekar Kukilo
Pattern Meaning: Kain Batik Tulis Eksklusif Sekar Kukilo Exclusive Hand-drawn Batik Sekar Kukilo “Kidung burung dan bunga, abadi dalam satu helai.” “A symphony of birds and blossoms, eternal in a single cloth.” Kain batik tulis Sekar Kukilo adalah perwujudan harmoni antara alam dan budaya. Motif burung (kukilo) yang terbang bebas di antara bunga-bunga mekar melambangkan kebebasan, keindahan, dan keberkahan hidup. Latar biru laut berpadu dengan bunga merah muda dan kuning emas menciptakan kesan segar, cerah, namun tetap elegan. Setiap goresan lilin yang dikerjakan dengan tangan menghadirkan detail rumit dan bernuansa hidup, menjadikan kain ini bukan hanya busana, melainkan karya seni yang sarat makna. Lebih dari sekadar kain, Sekar Kukilo adalah heritage piece—simbol status, kelembutan, dan warisan budaya yang abadi. The Sekar Kukilo hand-drawn batik embodies harmony between nature and culture. Birds (kukilo) soaring freely among blooming flowers represent freedom, beauty, and the blessings of life. Its ocean-blue background, enriched with pink and golden-yellow blossoms, creates a refreshing yet refined impression. Each hand-drawn wax stroke brings intricate details to life, making this fabric not merely attire but a meaningful work of art. More than fabric, Sekar Kukilo is a heritage piece—a timeless symbol of prestige, grace, and cultural legacy.
Material Type: Katun
Size: 260 x 110
Coloring Type: Pewarna Sintetis
Fabric Making Technique: Tulis


KARA TUNGGA DKI Jakarta

MSME Profile

Kara Tungga is a Peranakan hand-drawn batik brand focused on preserving narratives that span the ages. The name Kara Tungga is derived from Sanskrit and means “Noble Light”. With a soft pastel palette and designs born from cultural acculturation, we strive to revive appreciation for Peranakan batik, which is gradually fading from the public sphere. We prioritize high-standard craftsmanship and curated service, ensuring that each piece embodies a relevant Peranakan aesthetic that is easily appreciated across generations.