Kain Batik Sungai Lemau A2B2C3D1
Jenis Kain: Batik
Nama Motif: Bambu
Makna Motif: Motif bambu melambangkan keteguhan, kelenturan, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Meskipun kuat, bambu tetap lentur ketika diterpa angin, mengajarkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan, tetapi juga oleh kebijaksanaan dalam menyesuaikan diri dengan keadaan. Dalam berbagai budaya, bambu memiliki makna yang luhur. Di Tiongkok, bambu menjadi simbol ketegasan dan ketulusan, sedangkan di India melambangkan persahabatan. Bagi masyarakat Bengkulu Tengah, filosofi Ngelmu Pring (Belajar dari Bambu) mengajarkan bahwa manusia harus tetap kokoh dalam prinsip, namun bijaksana dan rendah hati dalam menghadapi perubahan.
Jenis Bahan: Katun
Ukuran: 225 x 115
Jenis Pewarnaan: Pewarna Sintetis
Teknik Pembuatan Kain: Cap
Profil UMKM
UMKM Kampung Batik Panca Mukti lahir dari semangat melestarikan warisan budaya para transmigran Jawa di Desa Panca Mukti, Bengkulu Tengah. Berawal pada masa pandemi COVID-19, para perempuan desa bangkit menghidupkan kembali seni batik hingga berkembang menjadi sentra Batik Sungai Lemau yang telah memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis. Produk yang dihasilkan meliputi kain batik tulis, batik cap, batik pewarna alam, busana, aksesori, suvenir, dan produk kriya. Keunggulannya terletak pada penggunaan pewarna ramah lingkungan, motif khas berfilosofi lokal, pemberdayaan perempuan dan generasi muda, serta komitmen menghasilkan batik berkualitas yang siap bersaing di pasar nasional maupun ekspor.
Menu Website



kampungbatik_pancamukti_
kampongbatik.pancamukti.9
Whatsapp