Motif Gading Patiayam Plataran Beras Tumpah - Batik Tulis Halus
Jenis Kain: Batik
Nama Motif: Gading Patiayam Plataran Beras Tumpah
Makna Motif: Filosofi dari motif ini mencerminkan perpaduan mendalam antara jejak peradaban masa lalu, ketahanan, dan harapan akan kemakmuran yang terus mengalir di masa kini dan masa depan. Ornamen fosil gading gajah purba, tulang-tulang purba, dan sisa-sisa kehidupan masa lampau dalam motif ini merupakan representasi dari situs purbakala Patiayam yang sarat akan nilai sejarah. Simbol-simbol purbakala ini melambangkan fondasi yang kuat, jati diri, serta kebijaksanaan waktu. Kehadirannya mengingatkan kita pada ketahanan sebuah kehidupan yang mampu melintasi zaman dan tetap menyisakan warisan berharga bagi generasi penerus. Di sisi lain, kombinasi latar belakang (plataran) beras tumpah atau beras kecer membawa makna kemakmuran dan berkah rezeki yang melimpah. Dalam pandangan masyarakat, beras yang tersebar secara acak dan meluas merupakan simbol bahwa tanah tempat hidup kita adalah tanah yang subur, penuh dengan sumber penghidupan yang tidak pernah habis. Ketika elemen purbakala disandingkan dengan simbol beras tumpah, motif ini menciptakan sebuah harmoni filosofis tentang keseimbangan hidup. Fosil dan gading purba menjadi lambang akar bumi dan sejarah yang kokoh, sementara beras tumpah menjadi lambang kesejahteraan hidup sehari-hari. Secara keseluruhan, motif ini membawa pesan bahwa dari tanah yang menyimpan sejarah besar masa lalu, lahir pula kemakmuran dan keberkahan yang melimpah untuk kehidupan hari ini.
Jenis Bahan: Katun *
Ukuran: 105 x 260
Jenis Pewarnaan: Pewarna Sintetis
Teknik Pembuatan Kain: Tulis
Profil UMKM
Muria batik kudus berdiri sejak tahun 2005, merupakan pelopor batik kudusan yang mengangkat dan melestarikan motif batik khas kudus, muria batik memproduksi kain batik khas kudus, dan juga fashion batik yang bermotif khas
Menu Website



muriabatik
yuli.astuti.37201
Whatsapp
https://muriabatikkudus.com